SISIHKAN HASIL DAGANG GADO-GADO UNTUK BERANGKAT UMROH
23 Apr

SISIHKAN HASIL DAGANG GADO-GADO UNTUK BERANGKAT UMROH

  • By: admin
  • Motivasi
  • Komentar Dinonaktifkan pada SISIHKAN HASIL DAGANG GADO-GADO UNTUK BERANGKAT UMROH

Nenek bermukena jingga itu nampak khusyu duduk di shaf terdepan. Ia tengah menyimak setiap motivasi yang disampaikan Manajer Syiar Khairo Mulya Wisata, Ustadz Syaiful Bahri. Kebetulan pada malam Kamis lalu (11/4), Khairo Mulya Wisata, perusahaan perjalanan ibadah umroh yang berpusat di Tangerang ini, diperkenankan menyampaikan syiar baitullah dalam acara pengajian ibu-ibu di daerah Batu Ceper, Tangerang, Banten.

Selintas tak ada yang istimewa pada sang nenek. Ia layaknya ibu-ibu lainnya yang selalu antusias hadir di pengajian. Sampai akhirnya Ustadz Syaiful menanyakan kepada ibu-ibu yang hadir, “Siapakah di antara ibu-ibu yang ingin berangkat umroh?”

Nenek pedagang gado-gado saat menyerahkan tabungannya kepada Ustadz Syaiful Bahri

Maka serempak seluruh jamaah mengacungkan jarinya, “Saya ingin berangkat.” Tak terkecuali sang nenek itu pun ikut mengacungkan jari.

Tak cukup sampai situ, saat kembali ditanyakan kepada seluruh jamaah yang hadir. “Siapakah di antara ibu-ibu yang hadir di sini yang siap berangkat umroh dalam waktu dekat?” gugah sang ustadz. Kali ini hanya sedikit yang menyatakan kesiapan. Namun di antara yang sedikit itu, sang nenek itu lah salah satunya.

Dengan antusias sang nenek mengacungkan jari menjawab pertanyaan, “Insya Allah saya siap.”

Di penghujung acara, sang nenek itu menghampiri salah satu tim Khairo Mulya Wisata, Ibu Henny Heryantini. Kepadanya, sang nenek mengutarakan niatnya. “Bu, saya ingin berangkat umroh. Saya punya tabungan 18 juta hasil dari menyisihkan sedikit keuntungan dagang gado-gado setiap hari,” ujar sang nenek.

Masya Allah, tak ada yang bisa menghalangi sebuah tekad. Bahkan pada seorang nenek penjual gado-gado. Ketika hati yang dibalut iman itu memupuk kerinduan kepada baitullah, maka ketiadaan harta bukanlah halangan bagi sang nenek untuk mewujudkan niat bisa sampai ke baitullah. Allah SWT mampukan sang nenek dari jalan usaha yang halal.

“Alhamdulillah, setiap hari saya kumpulkan Rp 2000 agar saya bisa berangkat umroh,” kata sang nenek menceritakan perjuangannya.

Sayang malam kian larut. Tak banyak cerita yang bisa sang nenek sampaikan. Tapi betapa bahagianya sang nenek telah mengungkapkan niat itu. Makhluk Allah bernama malam telah menjadi saksi goresan niat sang nenek yang dipenuhi perjuangan dari berjualan gado-gado. Semoga Allah SWT memberkahi harta sang nenek dan memudahkannya untuk berangkat ke baitullah. Aamiin ya rabbal ‘alamiin.*

KhairoTour.com © All Rights Reserved 2019

Powered by Kementrian Agama

WhatsApp chat