SIMBOL KEWAJIBAN MANUSIA UNTUK BERUSAHA
1 Nov

SIMBOL KEWAJIBAN MANUSIA UNTUK BERUSAHA

Khairotour.com – Siapa yang tak tau cerita yang luar biasa ini, cerita cinta seorang Ibu kepada anaknya, cerita perjuangan seorang Ibu untuk anaknya, cerita bagaimana seorang Ibu berkorban untuk anaknya, cerita antara Bukit Shafa & Marwah.

Bukit Shafa & Marwah tak bisa dipisahkan dari Ibunda Hajar & putranya Ismail As. Keluarga Nabi Ibrahim As. Yang begitu besar cintanya kepada sang pemilik cinta, Dzat yang maha mencinta & Dzat yang layak dicinta, Allah Rabbul’Izzati.

Kedua bukit ini terletak di dekat Ka’bah (Baitullah), jarak antara bukit shafa & marwah sekitar 450 meter, yang menjadi salah satu rukun haji & umroh, yang disebut ibadah sa’i.

Ibadah sa’i adalah berjalan kaki & berlari-lari kecil diantara kedua bukit tersebut, bolak balik sebanyak 7 kali, sebagaimana yang pernah dilakukan oleh ibunda Hajar ketika ditinggalkan oleh suaminya Nabiyullah  Ibrahim As. karena atas perintah dari Allah SWT.

Hajar berjalan & berlari-lari kecil untuk mencari sumber mata air, karena ismail kecil dalam keadaan haus, saat itu kota Makkah tak berpenghuni, tak ada satupun manusia yang singgah disana, yang ada hanyalah padang pasir yang gersang, & tak ada sumber mata air sedikitpun.

Namun ibunda Hajar percaya kepada Allah, sesuai dengan jawaban suaminya saat ditanya Ia bertanya: “Apakah ini perintah dari Allah?” Ibrahim menjawab dengan singkat “iya”, jawaban singkat itu lah yang membuat Hajar percaya kalau Allah tak akan menelantarkan diri & putranya.

Nabi Ibrahim pun berat rasanya meninggalkan isteri & putra semata wayangnya itu, namun karena kecintaan Beliau kepada Allah yang begitu besar, Beliau pun menta’ati Nya, menuruti perintah Nya, yaah karena cinta Nya kepada sang pemilik cinta yang begitu besar, tak ada satupun yang melebihi rasa cintanya kepada Allah Rabbul’Izzati, termasuk keluarganya.

Sehingga Ia pun memasrahkan semuanya kepada Allah, seraya berdoa, ”Ya Tuhan kami, sesungguhnya aku telah menempatkan sebagian keturunanku di lembah yang tidak mempunyai tanam-tanaman di dekat rumah Engkau (Baitullah) yang dihormati. Ya Tuhan kami, (yang demikian itu) agar mereka mendirikan shalat. Maka, jadikanlah hati sebagian manusia cenderung kepada mereka dan beri rezekilah mereka dari buah-buahan, mudah-mudahan mereka bersyukur.”
[QS Ibrahim ayat 37].

Siti Hajar pun hanya berbekal keyakinan kepada Allah, bahwa Allah akan menjamin hidupnya & putranya, Ia pun terus berusaha, berjalan & berlari dari bukit shafa hingga ke bukit marwah, dan itu dilakukan sebanyak 7 kali bolak-balik, berharap Ia akan menemukan sumber mata air untuk diminum oleh anaknya.

Subhanallah, Alhamdulillah, Allahu Akbar, atas dasar usahanya yang gigih & keyakinannya yang luar biasa kepaa Allah, Allah pun memerintahkan Jibril untuk menggali tanah di bawah telapak kaki Ismail, sehingga keluarlah Air yang bernama Zam-zam, yang hingga saat ini tak akan pernah habis & tak akan pernah kering, walau seluruh ummat islam di diseluruh penjuru dunia mengambil & membawanya pulang ke negerinya masing-masing.

Saat itulah Ibunda Hajar mendengar suara Jibril yang berkata kepadanya: “Jangan khawatir, di sini Baitullah (rumah Allah) dan anak ini (Ismail) serta ayahnya akan mendirikan rumah itu nanti. Allah tidak akan menyia-nyiakan hamba-Nya.”

Subhanallah, tulisan ini lanjutan dari tulisan yang pernah saya posting dengan judul “Kadang Rezeki Datang, dari Tempat yang tidak Kita Cari”.

 

Oleh: Muhammad Didi Ahmadi,
[Direktur Khairo Tour & Travel]
Info Haji Plus & Umroh?
021 – 5578 0029
021 – 2229 2065
Email : [email protected]

, , ,

Comments (No Responses )

No comments yet.

Tinggalkan Balasan

KhairoTour.com © All Rights Reserved 2017

Powered by Kementrian Agama