RAIH KEUTAMAAN UMROH DI BULAN RAMADHAN
7 Apr

RAIH KEUTAMAAN UMROH DI BULAN RAMADHAN

Suatu hari Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wasallam bertanya kepada seorang wanita dari kalangan anshar. Kisah ini diriwayatkan Ibnu Abbas Radhiyallahu ‘anhuma.

“Kenapa engkau tidak ikut haji bersama kami?” tanya Nabi SAW.

Wanita bernama Ummu Ma’qil itu menjawab, “Kami hanya memiliki 2 ekor unta. Unta yang satu dipakai suami bersama anakku pergi haji. Sementara yang satu digunakan untuk mengairi kebun.”

Kemudian Nabi SAW bersabda:  

فَإِذَا جَاءَ رَمَضَانُ فَاعْتَمِرِي ، فَإِنَّ عُمْرَةً فِيهِ تَعْدِلُ حَجَّةً مَعِي

“Jika datang bulan Ramadhan, lakukanlah umroh di bulan Ramadhan senilai haji bersamaku.” (Riwahat Bukhari dan Muslim)  

Atas kisah ini, sebagian ulama berbeda pendapat menjadikan peristiwa ini menjadi dasar keutamaan umroh di bulan Ramadhan. Ada ulama yang berpendapat bahwa Hadits ini hanya khusus kepada Ummu Ma’qil. Yang lainnya berpendapat bahwa keutamaan ini hanya berlaku bagi yang sudah berniat haji, namun tidak mampu melaksanakannya. Dengan diganti umroh di bulan Ramadhan, maka dia akan mendapatkan pahala haji yang sempurna bersama Nabi SAW.


Ingin tahu biaya paket umroh bulan Ramadhan? Klik artikel di bawah ini.

PAKET UMROH BULAN RAMADHAN


Berkenaan dengan hal itu, mayoritas ulama dari mazhab yang empat berpendapat, keutamaan Hadits ini berlaku untuk seluruh kaum Muslimin. Pendapat ini dianggap lebih kuat. Dengan penjelasan sebagai berikut:

Pertama, banyak sahabat Nabi SAW yang meriwayatkan Hadits tentang keutamaan umroh di bulan Ramadhan. Sehingga bisa dipastikan Hadits di atas tidak berlaku hanya untuk Ummu Ma’qil.

Kedua, pendapat bahwa Hadits ini diperuntukkan bagi yang sudah berniat berangkat haji dianggap kurang tepat. Pasalnya, orang yang benar-benar ingin melaksanakan haji, usahanya sungguh-sungguh, namun terhalang sesuatu di luar kehedankanya, maka Allah SWT akan memberinya pahala sebagaimana orang yang mengamalkannya karena semangat untuk berbuat kebaikan yang ada pada dirinya. Jadi, tak perlu diganti dengan amal tertentu.

Lalu, apakah umrah di bulan Ramadhan bisa menggantikan haji yang wajib?

Pertanyaan ini barangkali akan mengusik kita sebagai Muslim yang diterangkan memiliki kewajiban berangkat haji bagi yang mampu. Menanggapi hal tersebut, Imam Nawawi Rahimahullah menjelaskan secara gamblang.

“Yang dimaksud adalah umrah Ramadhan mendapati pahala seperti pahala haji. Namun bukan berarti umrah Ramadhan sama dengan haji secara keseluruhan. Sehingga jika seseorang punya kewajiban haji, lalu ia berumrah di bulan Ramadhan, maka umrah tersebut tidak bisa menggantikan haji tadi.” (Syarh Shahih Muslim, 9:2)

Artinya, jika di lain waktu para jamaah mempunyai kemampuan untuk berangkat haji, masih harus tetap menyempurnakan dengan ibadah haji. Semoga Allah SWT memberikan kemampuan kita semua untuk menunaikan ibadah haji. Dengan panjangnya antrian haji bagi jamaah Indonesia, tentu saja perlu kesabaran menanti untuk bisa mewujudkan niat tersebut.

Dalam penantian itu, tak ada salahnya jika kita merebut keutamaan yang terkandung dalam umroh di bulan Ramadhan seperti menunaikan haji bersama Nabi SAW. Wallahu’alam bishawab.* AD, dari berbagai sumber

Comments (No Responses )

No comments yet.

Tinggalkan Balasan

KhairoTour.com © All Rights Reserved 2018

Powered by Kementrian Agama