BACA INI SEBELUM PILIH TRAVEL UNTUK IBADAH UMROH ANDA!
29 Nov

BACA INI SEBELUM PILIH TRAVEL UNTUK IBADAH UMROH ANDA!

  • By: admin
  • Motivasi
  • Komentar Dinonaktifkan pada BACA INI SEBELUM PILIH TRAVEL UNTUK IBADAH UMROH ANDA!

Semenjak penipuan travel ibadah haji dan umroh, ibadah ini menjadi momok masyarakat. Banyak masyarakat enggan mendaftarkan diri menjadi calon jama’ah dengan beralasan tidak percaya dengan travel-travel yang tersebar di seluruh Indonesia. Bahkan, imbasnya kepada travel-travel yang mempunyai kredibilitas tinggi dan surat keterangan dari Kementrian Agama. Seyogianya, masyarakat mengetahui teknis dari penyelenggaraan ibadah haji dan umroh, bagaimana mengetahui travel yang amanah, juga paham akan keberadaan travel yang ada di seluruh pelosok Indonesia.

Pertama, masyarakat perlu tahu bahwa teknis dari penyelenggaraan itu sendiri termasuk dalam pendaftaran, dokumen, dan perlengkapan, akomodasi dan catering, serta transportasi dan perlindungan jama’ah haji maupun umroh.[1] Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2008 juga UU Nomor 34 Tahun 2009 mengamanatkan bahwa Pemerintah berkewajiban melakukan pembinaan, pelayanan, dan perlindungan dengan menyediakan layanan administrasi, bimbingan ibadah haji, akomodasi, transportasi, pelayanan kesehatan, keamanan, dan hal-hal lain yang diperlukan oleh jama’ah haji.

Kedua, kewajiban Pemerintah ini adalah dalam rangka memenuhi hak jama’ah haji, yaitu memperoleh pembinaan, pelayanan, dan perlindungan dalam menjalankan ibadah haji, yang meliputi:[2]

  • Pembimbingan manasik haji dan/atau materi lainnya, baik di tanah air, di perjalanan, maupun di Arab Saudi.
  • Pelayanan akomodasi, konsumsi, transportasi dan pelayanan kesehatan yang memadai, baik di tanah air, selama di perjalanan, maupun di Arab Saudi.
  • Perlindungan sebagai warga negara Indonesia.
  • Penggunaan paspor biasa dan dokumen lainnya yang diperlukan untuk pelaksanaan ibadah haji dan,
  • Pemberian kenyamanan transportasi dan pemondokkan selama di tanah air , di Arab Saudi, dan saat kepulangan ke tanah air.

Ketiga, pendaftaran haji dibuka sepanjang tahun dengan menerapkan prinsip first served sesuai dengan nomor urut porsi yang telah terdaftar dalam Sistem komputerisasi haji terpadu (SISKOHAT) Kementerian Agama. Di sini juga perlu memperhatikan syarat pendaftaran haji maupun umroh, yaitu;

  • Beragama Islam
  • Sehat jasmani dan rohani yang dibuktikan dengan surat keterangan dari dokter
  • Memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang sah dan masih berlaku
  • Memiliki kartu keluarga
  • Memiliki akta atau surat kenal lahir atau buku nikah atau ijazah.

Mengetahui travel yang amanah, tentu mudahnya melihat surat keterangan (SK) yang berlaku di Kementrian Agama, bisa juga cek di aplikasi ‘umroh cerdas’, tetapi ada 5 pasti umrah yang harus diketahui masyarakat mengenai travel, diantaranya;

  • Pastikan travel berizin umroh, maksudnya masyarakat umum harus selektif dan menanyakan keberadaan travel tersebut, juga mengecek sendiri (cover both side) di aplikasi yang sudah dijelaskan di atas.
  • Pastikan jadwal keberangkatan dan penerbangannya, maksudnya masyarakat harus paham dan mengetahui jadwal keberangkatannya kapan, penerbangannya darimana, dengan pesawat apa dan apakah pesawat yang digunakan mengalami perpindahan akses di negara lain atau langsung ke Makkah maupun Madinah.
  • Pastikan harga dan paket pelayanannya, maksudnya masyarakat harus jelas menanyakan harga dan pelayanannya, jangan sampai harga dan pelayanan yang diberikan tidak sesuai, sehingga jama’ah dirugikan, karena itu tidak sesuai dengan UU yang berlaku.
  • Pastikan hotelnya, maksudnya calon jama’ah perlu memahami di mana ia akan singgah sementara di Makkah maupun Madinah, mengetahui jarak hotel dari lokasi, dan pelayanan yang diberikan hotel kepada jama’ah.
  • Pastikan visanya, maksudnya calon jama’ah harus cek visa dengan janji travel mengenai berapa lama ia akan tinggal di sana.

Tentu diharapkannya dengan adanya pengetahuan mengenai ini, masyarakat lebih cerdas memilah dan memilih travel yang terpercaya tanpa terperdaya dengan harga murah dan iming-iming manis.*

Penulis: Balqis Al-Baihaqi (Mahasiswi FIDKOM UIN Jakarta)

[1] http://www.kemenag.go.id

[2] Zainal Abidin. Petunjuk Teknis Penyelenggaraan Ibadah Haji. (Jakarta: 2011), hal. 3

, , ,

KhairoTour.com © All Rights Reserved 2019

Powered by Kementrian Agama

WhatsApp chat